Tips for Women Entrepreneurs

Kemaren kantor Female Daily diliput sama Bloomberg TV dan salah satu pertanyaannya..

Apa sih yang diperlukan seorang woman entrepreneur?

Pastinya banyak yaaa! A business is a business, whether it is run by man or woman, kebutuhannya pasti sama. However, women are multirole. Ya sama sih, laki-laki juga pasti ada yang seorang ayah, anak, kakak dan adik. Tapi tetep ya level of involvementnya beda. Pasti perempuan yang lebih aktif urus anak, rumah dan keluarga besarnya. Jadi menurut saya memang ada sih yang sangat-sangat dibutuhkan perempuan, yaitu partner!




Nggak kebayang lah judulnya kalo misalnya saya harus manage Female Daily sendirian. Basically karena perempuan adalah makhluk yang multi-role, kita ini nggak bisa selalu tancap gas kalo di bisnis. Nggak bisa selalu on 100% and dedicate as much time as men. Ada saatnya keluarga butuh perhatian lebih, misalnya pas anak sakit, pas nggak ada mbak di rumah, pas anak lagi ujian sekolah, bagi rapot, pindahan rumah, kebutuhan lebaran, urusan traveling, ini itu dan sebagainya. Jadi selalu ada masa-masanya kita slow down dan mengurusi hal-hal lain yang lebih perlu perhatian kita. Dan ini lumayan sering terjadi, lho. 



Makanya penting banget punya partner. Dengan punya partner, kita bisa:
- Berbagi tugas, nggak mungkin kan semuanya diurusin sendiri. Kalopun bisa pasti hasilnya nggak sebagus kalo kita lebih fokus. Dulu waktu berdua aja sama Affi dan kegiatan kami masih seputar tulis menulis, saya lebih menulis tentang fashion dan Affi beauty. Jadi saling melengkapi, kan? Sekarang, sebagai CEO saya oversee the whole business tapi lebih banyak terlibat di editorial, partnership, community dan IT development karena sales lebih dihandle Affi, dan juga event. Dengan bergabungnya Nopai, lebih enak lagi karena Nopai handle operational, HR dan finance. Udah jauh lebih terstruktur lah pembagiannya sekarang. 

- Fill each other's shoes. Seperti yang saya bilang, karena panggilan sebagai ibu, manager rumah, anak, kakak, adik, bahkan cucu juga besar, perempuan nggak bisa always ready 24 hours a day 7 days a week. Dan yang sering terjadi adalah, ketika kita lagi sibuk-sibuknya adaaaa aja kejadian yang bikin kita nggak bisa fokus. Untungnya punya partner yang perempuan juga, kita bisa saling ngerti sih dengan kondisi ini dan biasanya one of us will step up to fill each other's shoes. D

- Support system. Being an entrepreneur is a rewarding experience, I have no doubt about that. But it does come with its own never ending and nerve wrecking challenge. Oh, the blood, the sweat and the tears! Anyway, since women are also very emotional human being. We tend to take things more personal than men, we are lead by heart and instinct instead of head and data. So, having a partner helps a lot in the up and down time of the journey. We have someone to share and validate our feelings. And also someone to understand that it's that time of the month :p  

Beberapa kali ketemu entrepreneur perempuan yang masih solo karir pasti komentarnya "Elo sih enak nek, ada partnernya" Yep, I cannot image doing all of this by myself, I'm sure I've gone insane :D.

So I'm gonna close this post with a special thanks for my two beautiful partners :-*. This journey is much more enjoyable because of you :))


Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment